Selasa, 20 Januari 2015

ARTIKEL FENOMENA TELEMATIKA DAN REGULASI YANG MENGATURNYA

Ada beberapa orang yang terkenal di “Social Media” sekarang, mereka adalah Dahlan Iskan, Joko Widodo dan Marissa Haque. Mereka bertiga menjadi sorotan publik karena sepak terjangnya yang secara positif atau negatif menjadi “Social Media Branding” ketiganya. Banyak sorotan dari pemirsa televisi dan media daring yang menanggapi semua ucapan dan perilaku mereka yang menjadi “selebritas” dalam bidang dan topik tertentu.
Pujian dan cacian menjadi makanan sehari-hari tokoh seperti mereka. Misalnya Dahlan Iskan yang punya hobi melakukan hal-hal yang “di luar kebiasaan” seorang menteri seperti naik KRL dan ojek, diberitakan menjadi begitu terkenal serta diharapkan menjadi salah “Kuda Troya” Calon Presiden 2014. Sedangkan Joko Widodo yang Walikota Solo, mendapat sambutan positif dan negatif di media darling (online) karena mulai hari ini menggunakan mobil dinas “Esemka”. Begitu pula Marissa Haque yang menjadi “Trending Topic” di Twitterkarena menulis blog sebagai protes pada orang-orang yang meragukan gelar doktornya.
Menurut Techipedia, kebanyakan orang berkecimpung di dunia online adalah membangun “merek” atau persepsi orang. Tapi kadang-kadang orang yang sedang membangun persepsi lupa untuk membuat langkah strategis yang tepat.  Kita telah melihat banyak “Social Media Branding” yang sukses meledak secara online karena sudah berpikir tentang bagaimana mereka ingin dipersepsikan atau telah perlahan-lahan tumbuh menjadi peran mereka saat ini, dengan berbagai eksperimen, keberuntungan dan kerja keras. Media sosial, di sisi lain, memungkinkan kita untuk berhubungan langsung dengan audiens yang ingin ditargetkan dan membangun hubungan dengan mereka.


KASUS CYBER CRIME

Contoh kasus Cyber crime

Seperti halnya di tempat lain virus komputerpun menyebar ke Indonesia penyebaran umum dilakkan dengan menggunakan email seringkali orang yang system emailnya terkena virus tidak sadar akan hal itu virus ini kemudian dikirmkan ke tempat lain melalui emailnya. Kasus virus ini sudah cukup banyak seperti ILOVEYOU, lalu untuk orang yang terkena virus kemungkinan tidak banyak yang kita dapat lakukan.  Iming-imingnya, uang yang bernilai milyaran rupiah itu, 30 persen akan menjadi milik korban. Hanya saja, kemudian diketahui, dari beberapa laporan, mereka terlebih dahulu harus mengirimkan sekitar 0,1 persen dari dana yang akan menjadi milik korban kepada penipu tersebut. Ujungnya, setelah dikirim, uang yang dijanjikan tidak juga diterima. Para korban pun takut melapor karena selain kasus ini terkait dengan pihak luar, mereka juga takut dengan mungkin saja malah dituduh terkait dengan “pencucian uang” internasional.Kegiatan kejahatan ini memiliki modus penipuan. Kejahatan ini memiliki motif cybercrime sebagai tindakan murni kejahatan. Hal ini dikarenakan si pengirim dengan sengaja mengirimkan e-mail dengan maksud meminta transferan dana dengan alasan yang tidak benar. Kasus cybercrime ini dapat termasuk jenis illegal contents. Sasaran dari kasus kejahatan ini adalah cybercrime menyerang individu (against person) Pada tanggal 5 Mei 2000 Pox dua orang programmer muda komputer asal Filipina yang bernama Reonel Ramones dan Onel De Gusman menghebohkan dunia lewat virus yang diciptakan mereka berdua. Virus yang mereka ciptakan bernama virus e-mail Love Bug (ILOVEYOU), Pox diduga telah menginfeksi dan melumpuhkan 50-80 juta lebih komputer pada 4 Mei 2000. Virus tersebut juga menyerang komputer-komputer milik pentagon, CIA dan organisasi-organisasi besar lainnya dan menyebabkan kerugian berjuta-juta dollar akibat kerusakan yang dibuat. ILOVEYOU, kadang-kadang disebut sebagai Surat Cinta, adalah worm komputer yang menyerang puluhan juta komputer pribadi windows yang terhubung dengan internet. Virus ini berasal dari Manila di Filipina penyebarannya bergerak ke arah barat di seluruh dunia, yang pertama Hongkong, kemudian ke Eropa dan akhirnya ke Amerika Serikat.  
Virus ILOVEYOU scriptnya ditulis menggunakan Microsoft Visual Basic Script (VBS) yang dijalankan di Microsoft Outlook dan diaktifkan secara Default pada komputer bersistem operasi Windows dengan tidak adanya menyadarinya. Pencipta virus menggunakan rekayasa sosial untuk menarik perhatian para pengguna dan membuka lampiran yang diselipkan di email. Reonel Ramones dan Onel De Gusman menjadi sasaran penyelidikan kriminal oleh agen - agen dari Biro Nasional Filipina Investigasi (NBI) setelah mendapat laporan dai kontak dari pengguna komputer di Eropa menyatakan bahwa pesan ILOVEYOU yang dikirim dari Server ISP adalah Malwera atau Worm.
Undang-Undang Republik 8484 yang dirancang untuk penipuan kartu kredit dan Undang-Undang Revisi KUHP Filipina tahun 1932  Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kejahatan ini:
  • Perlu adanya cyberlaw: Cybercrime belum sepenuhnya terakomodasi dalam peraturan / Undang-undang yang ada, penting adanya perangkat hukum khusus mengingat karakter dari cybercrime ini berbeda dari kejahatan konvensional.
  • Perlunya Dukungan Lembaga Khusus: Lembaga ini diperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime.
  • Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang masalah cybercrime , sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan  dalam email yang pengirim kurang jelas atau isinya meminta pengiriman dana/uang atau identitas diri .
  • Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.
  • Adanya kesadaran masyarakat yang sudah menjadi korban untuk melaporkan kepada polisi, sehingga korban email itu dapat dikurangi atau bahkan si pengirim email dapat segera ditangkap.
Dalam dunia maya (internet), masalah keamanan adalah satu hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa keamanan bisa saja data-data dan sistem yang ada di internet bisa dicuri oleh orang lain. Seringkali sebuah sistem jaringan berbasis internet memiliki kelemahan atau yang sering disebut juga lubang keamanan (hole). Nah, kalau lubang tersebut tidak ditutup, pencuri bisa masuk dari lubang itu. Pencurian data dan sistem dari internet termasuk dalam kasus kejahatan komputer. Istilah dalam bahasa Inggrisnya : Cybercrime. JadiCybercrime adalah kejahatan yang dilakukan didalam jaringan internet.

http://cybercrimetekno.blogspot.com/2013/05/contoh-kasus-cybercrime.html

WEBSITE KURANG BERETIKA

Penyalah gunaan media sosial
Peredaran toko online fiktif sudah kian merisaukan. Jumlahnya pun tak sedikit, sudah lebih dari bebeapa situs yang terdeteksi. Ironisnya, trafik ke situs online shop fiktif tersebut cukup padat, dimana setiap hari menjaring lebih kurang 15.000 pengakses unik dengan pageview lebih dari 100.000 per hari. Sebagai perbandingan, menurut catatan Alexa, situs resmi seperti Tokopedia.com hanya mencatat pengakses unik 14.450 pengakses per hari, bri.co.id 67.977 pageview per hari, dan telkom.co.id menjaring 19.740 pengunjung unik dengan pageview 38.690 per hari. Namun pembuat online shop fiktif ini hanya dalam waktu kurang dari 8 bulan dan hanya bermodalkan uang Rp 100.000 -- untuk membeli domain dan kemampuan webhosting -- bisa meraih trafik yang cukup tinggi. Kalau kemampuan ini disalurkan untuk kegiatan yang positif tentunya akan memberikan hasil dan sumbangan yang besar bagi kemajuan internet Indonesia. Ya, asalkan Anda bersedia bekerja keras dan jangan mencari keuntungan jangka pendek di atas penderitaan orang lain (penipuan).Menurut pantauan Vaksincom, satu situs online shop fiktif, pageview-nya dalam sehari bisa mencapai 3.092 dengan total pengunjung unik 442 per hari. Dalam 2 bulan saja page view salah satu situs online shop fiktif mencapai 102.491 atau rata-rata 51.000 page view per bulan
Jadi kalau dirata-rata untuk 34 situs onlineshop fiktif tersebut pageviewnya per hari sekitar 3.092x34 situs = 100.000 pageview dengan jumlah pengakses unik 15.000 orang. Ke-34 toko online abal-abal ini hanya yang teridentifikasi oleh Vaksincom. Dan kenyataannya masih banyak sekali situs serupa di luar 34 online shop fiktif ini sehingga angka nyatanya harusnya di atas perhitungan di atas.
Pada awalnya, Vaksincom juga berpikiran bahwa sulit menipu orang dengan teknik seperti itu dan para pengguna internet kebanyakan sudah mengetahui hal ini. Namun kelihatannya fakta menunjukkan hal yang berbeda karena situs-situs online shop fiktif ini walaupun sudah banyak yang ditutup dan pelakunya ditangkapi oleh polisi namun makin hari makin banyak dan bukannya berkurang. Artinya aktivitas penipuan model ini banyak yang menuai hasil sehingga penipu makin menggencarkan aksinya.
Menurut data dari internetworldstats.com, pengakses internet Indonesia per 30 Juni 2012 mencapai angka 55 juta pengakses dengan pemilik akun Facebook 51 juta akun, tentu angka ini menggiurkan siapapun termasuk penipu online. Menurut fakta di lapangan, pengakses internet awam yang kurang terupdate dengan perkembangan terbaru jumlahnya jauh lebih besar daripada pengakses internet selalu terupdate dengan informasi terbaru, termasuk informasi mengenai penipuan online shop fiktif inTeknik yang digunakan pelaku adalah teknik kuno yang memberikan iming-iming harga murah dengan desain situs yang keren dan gambar-gambar produk yang tidak kalah kere dengan situs resmi yang tidak fiktif. Malah dalam kenyataannya, gambar-gambar yang digunakan oleh toko online fiktif adalah gambar/foto dari toko di dunia nyata yang digunakan secara ilegal dengan tujuan mendapatkan kepercayaan dari pengunjungnya. Ciri khas toko online fiktif adalah mereka akan meminta korbannya untuk melakukan transfer dana terlebih dahulu ke rekening bank yang telah dipersiapkan dan nomor rekening bank ini tidak pernah ditampilkan di situs dan hanya menampilkan nomor telepon ponsel. Dan semuanya menggunakan nomor telepon seluler pra bayar yang dengan mudah diganti jika aktivitas penipuannya berhasil memakan korban. Alamat toko masih banyak yang menggunakan alamat Batam, dan beberapa mulai menggunakan lokasi lain seperti Roxy Mas dan Bali.

Adapun beberapa situs yang terdentifikasi oleh Vaksincom sebagai toko online palsu adalah

sebagai berikut:

1.http://allsalam-elektronik.hourb.com/

2.http://andika77shop.blogspot.com/

3.http://anitaphoneshop.com/

4.http://anugerahelektronik.com/page/10/

5.http://aulaelectroshop.com

6.http://batamzentralelektronik.com/

7.http://batarashoping.com/

8.http://graha-shop.com/page/11/

9.http://hidayahonlineshop.com/toko/

10.http://lestarionlineshop.com/page/6/

11.http://nagoyaonlinestore.com/

12.http://panbilelektronika.com/

13.http://tokobagusphone.com/ (lihat gambar 3)

14.http://tribunjayaelektronikshop.com/page/9/

15.http://www.batamshopping.us/toko/

16.http://www.batavia-elektronik.com/toko/

Berita dimuat dari http://inet.detik.com/read/2013/04/18/142515/2223902/323/4/catat-ini-daftar-toko-online-abal-abal

Kesimpulan :

Dengan canganggih teknologi, kadang kita lebih sering pilih yang lebih instan dengan adanya online shop. Mungkin dengan adanya online shop kita dengan mudah mencari barang-barang yang kita mau tanpa harus jalan-jalan mencari baranng-barang dengan membuang-buang waktu. Tapi dengan membeli di online shop pun kadang merasa kecewa dengan kondisi barang yang tidak sesuai dengan pict gambar mungkin itu membuat kecewa dengan adanya testimony pelanggan, kita harus mengerti olshop mana yang bias di percaya dan sesuai dengan yang kita mau

DAMPAK SOSIAL DAN FENOMENA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

1. Dampak Sosial
  • Kesenjangan sosial yang mulai hilang dan semakin akrabnya manusia dengan benda mati, maksudnya adalah semakin orang tersebut mengenal teknologi seperti smartphone dam sebagainya, maka ia akan menyukai atau mencintai gadget-gadget tersebut.
  • Sekalipun gadget-gadget tersebut mampu mempertemukan dan menghubungkan kita dengan teman-teman yang lama yang mungkin berada di lokasi yang sangat jauh dari kita, namun sangat tidak etis ketika ia rela berkomunikasi atau asyik dengan gadget-gadget sementara ia lupa dan tidak memperdulikan siapa dan apa yang disampingnya. Biasanya penyakit ini dikenal dengan sebutan "menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh".
  • Ketergantungan.
  • Malas dan manja.
  • Perubahan tingkah laku, sikap dan psikologis.
  • Inovasi-inovasi.
  • Memberikan berbagai kemudahan bagi manusia dalam menjalankan kehidupan serta menjadikan pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan lebih efektif.
  • Sarana aktualisasi dan eksistensi bagi manusia.

2. Fenomena Sosial Yang Terjadi Dari Adanya Perkembangan Teknologi Komunikasi
  • Perbuahan pola perilaku manusia yang menomorsatukan teknologi.
  • Perilaku manusia yang tidak lepas dari tekonolgi komunikasi mengakibatkan berbagai macam penyakit yang menjadi efek dari unsur-unsur yang ada pada komponen tersebut.
  • Penyakit "autis" menjadi istilah baru bagi pengguna teknologi yang di gunakan media sosial yang saat ini menjadi idola bagi kaum remaja banyak disalahgunakan oleh para remaja atau beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab, cyber crime, human trafficking, hacker, perilaku asusila yang menimpa anak dibawah umur, dan perilaku tidak bertanggungjawab lainnya.
  • Saat ini alat komunikasi sudah beralih fungsi menjadi suatu hal yang mencirikan status sosial seseorang.
  • Jejaring sasial menjadi candu bagi masyarakat. Jejearing sosial memang mengubah gaya hidup banyak orang.

REVOLUSI KOMUNIKASI DAN MASYARAKAT

Tiga pendekatan dalam menanggapi perkembangan teknologi komunikasi menurut Anthony G. Wilhelm : 
a.         DYSTOPIAN 
Aliran ini sangat hati-hati dan kritis terhadap penerapan teknologi, sebab dampak yang ditimbulkan adalah pengacauan kehidupan sosial dan politik. Upaya-upaya yang dilakukan faham ini adalah dengan mengembalikan kualitas-kualitas esensial yang menyusut dalam masyarakat kontemporersebagai contoh interaksi tatap muka dianggap lebih alamiah daripada menggunakan media. 
Di sini pengguna teknologi komunikasi bersikap hati-hati, teliti, dan kritis terhadap teknologi yang digunakannya. Karena sekarang ini telah banyak kasus penyimpangan dan kejahatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, misalnya adanya para hacker, dan cybercrime, cyber espionage, cyber sabotage, dan lain-lain.
b.         NEO-FUTURIS 
Aliran ini merupakan refleksi dari ‘warisan’ tak terkendali dari gelombang pertama Futurisme. Suatu keyakinan yang tidak kritis sedang berlangsung, yaitu penerimaan terhadap hal-hal baru, teknologi high speed dianggap sebagai kekuatan-kekuatan yang menggilas semua yang dilewatinya, dan meletakkan dasar kerja untuk masa depan yang penuh harapan.
Di sini neo-futuris menganggap bahwa teknologi memudahkan seseorang, entah untuk berkomunikasi, bersosial, berpolitik, bertransaksi informasi, dan sebagainya. Masyarakat dan pengguna teknologi juga menerima keberadaan suatu teknologi baru, karena beranggapan hal tersebut adalah suatu hal yang inovatif untuk dijadikan standart kerja masa depannya. 
c.          TEKNO-REALIS 
Teknorealis adalah “ teknologi tidak netral” dan “internet adalah revolusioner tetapi tidak utopia”. Faham ini mengakui teknologi digital mempunyai manfaat-manfaat praktis yang dapat digunakan namun tanpa harus melawan nilai-nilai kemanusiaan.
Tekno-realis ialah sebagai penengah antara Dystopian dengan Neo-Futuris dalam penerapan teknologi komunikasi dan dampak-dampaknya dalam masyarakat. Tekno-realis di sini terbuka dan menerima hal-hal baru, namun tetap berhati-hati dengan teknologi tersebut dan berkaca pada nilai-nilai kemanusiaan yang ada.

Bangsa indonesia sedang menuju untuk menjadi masyarakat informasi, karena belum secara keseluruhan bangsa Indonesia menjadi masyarakat informasi, atau bisa dibilang hanya sebagian dari kebanyakan masyarakat Indonesia. Kebanyakan dari masyarakat Indonesia, hanya menyimpan dan mendistribusikan, tanpa mengolah, atau hanya menyimpan saja tanpa mengolah dan mendistribusikannya kembali. Sedangkan bila menilik dari pengertian masyarakat informasi sendiri yang aktivitas utamanya adalah memproduksi, mengolah, atau mendistribusikan informasi, dan memproduksi teknologi informasi, maka menurut saya, bangsa Indonesia belum termasuk dalam kategori masyarakat informasi, namun memang sedang menuju menjadi masyarakat informasi.

KOMUNIKASI INTERPERSONAL, KOMUNIKASI MASSA DAN KOMUNIKASI INTERAKTIF

Tabel karakteristik komunikasi interpersonal, massa, dan interaktif tersebut dikembangkan oleh Evrett M. Roger (1986). Di tabel itu diterangkan bagaimana perbedaan-perbedaan yang terjadi dalam komunikasi interpersonal, massa, dan  interaktif. Bahwasanya karakteristik-karakteristik perbedaan komunikasi tersebut bisa dilihat dari arus informasi, sumber khalayak, segmentasi khalayak, tingkat interaktif, arus balik, sinkronisasi, emosional sosial, non verbal, kontrol arus informasi, dan kebebesan pribadi.
Untuk lebih memahimanya, alahkah lebih baiknya kita mengetahui definisi masing-masing jenis komuniaksi tesebut terlebih dahulu. Yang pertama adalah komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan kepada pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun dengan media. Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau faktual (Burgon & Huffner, 2002). Contoh kelompok maya, misalnya komunikasi melalui internet (chatting, facebook, email, etc.). Berkembangnya kelompok maya ini karena perkembangan teknologi media komunikasi.
Terdapat definisi lain tentang komunikasi interpersonal, yaitu suatu proses komunikasi yang bersetting pada objek-objek sosial untuk mengetahui pemaknaan suatu stimulus (dalam hal ini: informasi/pesan) (McDvid & Harari).
Selanjutnya adalah komunikasi interaktif. Definisi komunikasi interaktif adalah komunikasi yang muncul karena adanya interaksi antara individu dengan individu,individu dengan kelompok,atau kelompok dengan kelompok. Proses komunikasi adalah peyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan melalui media secara aktif. Sedangkan interaktif adalah interaksi yang dilakukan antara 2 orang atau lebih. Jadi komunikasi interaksi adalah proes penyampian pesan atau informasi dari komunikator kepada komunikan melali media dengan cara berinteraksi langsung.
Komunikasi interaktif didukung dengan adanya media seperti televisi dan radio, feed back yang didapat juga langsung dapat diterima. Contohnya adalah dialog interaktif saat berita yang menampilkan seorang TKW yang berada di arab saudi yang berbicara langsung melalui via telpon dengan keluarga yang berada di tanah air.
dari situ dapat kita lihat interaksi yang dilakukan
Dan yang terakhir adalah komunikasi massa. Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik). Organisasi - organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan memengaruhi dan mencerminkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat. Dalam komunikasi masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.
Namun jika dilihat dari tabel tersebut terdapat beberapa kemiripan antar karakterisitik. Sebagai contohnya adalah dalam bagian karakteristik arus informasi. Dalam tabel tersebut dijelaskan  bahwa arus komunikasi interpersonal itu bersifat one to few. Atau dari satu sumber ke beberapa orang.  Namun, pada zaman sekarang komunikasi interpersonal sudah banyak yang menggunakan berbagai jenis media. Penggunaan media tersebut ditujukan untuk memperlancar komunikasi interpersonal.Pada faktanya, segala jenis komunikasi yang menggunkan media sebagai perantara itu, dinamakan komunikasi massa.
Contoh lain adalah mengenai sumber khalayaknya. Sumber khalayak komunikasi interpersonal adalah individu, sedangkang komunikasi interaktif adalah peserta komunikasi interaktif. Namun, peserta komunikasi interaktif selalu memungkinkan individu. Dimana ada dua orang yang juga saling bertukar informasi. Hal ini nyaris sama dengan komunikasi interpersonal.
Karakteristik yang samar ini merupakan dampak dari adanya teknologi komunikasi. Conoh nyatanya bisa diambil dari kasus blackberry, dimana ketika pesan disampaikan melalui blackberry messenger (BBM). Konteks pesan tersebut adalah untuk berkomunikasi antara individu yang satu dengan individu yang lain. Namun seketika berubah, ketika kita menyadari bahwa dalam komunikasi interpersonal tersebut menggunakan media sebagai salurannya. Berarti komunikasi tersebut dapat berbentuk komunikasi massa.
Dalam menggunakan broadcast message (BM) juga terdapat kesamaran. Dimana komunikasi tersebut merupakan komunikasi interpersonal juga, namun dapat berubah menjadi komunikasi massa, karena BM ditujukan kepada khalayak banyak dan menggunakan media juga.
Semua kesamaran tersebut terjadi karena adanya perkembangan teknologi. Yang awalnya manusia hanya berkomunikasi sebatas tatap muka, kini dapt berkomunikasi secara media. Dalam menyikapi perbedaan tersebut, tidak usahlah dibawa repot. Karena intinya, hal tersebut dapat dibedakan melalui konteks, waktu dan isi pesan tersebut. Bagaimana juga kita bisa menyikapi berbagai perubahan berdasarkan perkembangan teknologi yang terjadi pada era sekarang ini.

PERBEDAAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI KONVENSIONAL DAN ABAD 21

Pengertian teknologi konvensional Kata konvensional ini pula merupakan suatu hal yang berkaitan dengan cara-cara lama, sehingga sering diasosiasikan dengan pengertian kolot. Berbagai macam teknologi konvensional sering kita lihat pada tataran masyarakat pedalaman dan masyarakat asli suatu daerah, tentu saja dalam pengertian ini, pemanfaatan teknologi semacam ini dikatakan kurang efektif dan efisien dalam melakukan eksplorasi dan pencarian SDA untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa dari kita menyadari bahwa ketika teknologi yang dikatakan konvensional ini dijadikan mata rantai kehidupan, akan menghambat proses percepatan pembangunan suatu daerah atau Negara—hal ini konsekuen dengan cara-cara masyarakat yang lebih mengutamakan kerja keras fisik dibanding dengan kerja mesin. Yang menarik dari pelaksanaan teknologi ini adalah minimnya efek atau dampak lingkungan yang ditimbulkan, karena dilakukan atas dasar pengertian yang turun temurun dari nenek moyang—sedang teknologi itu sendiri menuntut adanya pemahaman yang kompleks terhadap penggunaan dan perawatan dari teknologi itu sendiri.
Teknologi abad 21
Dulu manusia telah mengenal yang namanya teknologi. Namun tentunya teknologi di abad 21 ini lebih canggih dan berkembang pesat. Kini kita dapat menikmati teknologi informasi dimana saja yang kita mau. Saat ini teknologi dan informasi berkembang dalam setiap aspek kehidupan dan tidak memandang Negara Maju atau Negara Berkembang. Semuanya bersaing untuk menciptakan hal-hal baru yang akan merubah segalanya menjadi mudah dan cepat Mungkin dulu kita masih menggunakan telefon koin atau wartel sebagai alat komunikasi namun seiring berjalannya waktu kebiasaan itu berubah. Di abad 21 ini, sudah ditemukan handphone, smartphone, tablet, laptop, dll. Alat-alat komunikasi tersebut membuat semuanya menjadi sangat mudah dan cepat. Berbagai macam dan ragam hadir untuk gaya hidup modern. Disamping itu, banyak dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi dan informasi di abad 21. Dampak positifnya kita dapat lebih mudah untuk mendapatkan informasi dan dapat menjelajah dunia dengan hanya menggunakan internet tetapi dampak negatifnya banyak sekali penyalagunaan dalam kecanggihan internet seperti pornografi, hacker, penipuan dan membuat kita kurang bersosialisi secara langsung dengan sesame. Maka dari itu manfaatkan dengan baik perkembangan teknologi dan informasi di abad 21 ini.
Melihat sisi positif dan negativ kehidupan konvensional  : 
Dampak positif teknologi konvensional
  • Masyarakat masih memegang teguh norma, budaya, agama, dan kekeluargaan 
  • Belum tercampur asimilasi budaya/modernisme 
  • Dengan sulitnya mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi menuntut masyarakat konvensional giat dan menghargai ilmi/proses mencari ilmu karena mendapatkan ilmu bukan hal yang mudah. 
  • Minimnya keusakan lingkungan (radiasi) dari kemajuan teknologi 
  • Minimnya tindakan asusila
Dampak negativ teknologi konvensional
  • Terbatasnya akses pengetahuan dan informasi
  • Terbatasnya SDM yang profesional sehingga sulitnya mata pencarian
  • Sulitnya komunikai
  •  Sulitnya transportasi
  • Timbulnya mobilitas sosial di kalangan masyarakat cenderung statis
  • Masih mempercayai pemikiran nenek moyang
Pendidikan itu harusnya ada saat zaman konvensional, bukan hanya di pelajari saat teknologi mulai masuk, landsan penggunaan teknologi menitik  beratkan pemahaman pada penggunanya agar mengutamakan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan, jangan sampai adanya distorsi antar manusia dan lingkungan