Tabel
karakteristik komunikasi interpersonal, massa, dan interaktif tersebut
dikembangkan oleh Evrett M. Roger (1986). Di tabel itu diterangkan bagaimana
perbedaan-perbedaan yang terjadi dalam komunikasi interpersonal, massa, dan interaktif. Bahwasanya
karakteristik-karakteristik perbedaan komunikasi tersebut bisa dilihat dari
arus informasi, sumber khalayak, segmentasi khalayak, tingkat interaktif, arus
balik, sinkronisasi, emosional sosial, non verbal, kontrol arus informasi, dan
kebebesan pribadi.
Untuk lebih
memahimanya, alahkah lebih baiknya kita mengetahui definisi masing-masing jenis
komuniaksi tesebut terlebih dahulu. Yang pertama adalah komunikasi
interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan kepada
pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face)
maupun dengan media. Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau
faktual (Burgon & Huffner, 2002). Contoh kelompok maya, misalnya komunikasi
melalui internet (chatting, facebook, email, etc.). Berkembangnya kelompok
maya ini karena perkembangan teknologi media komunikasi.
Terdapat
definisi lain tentang komunikasi interpersonal, yaitu suatu proses komunikasi
yang bersetting pada objek-objek sosial untuk mengetahui pemaknaan suatu stimulus (dalam hal ini: informasi/pesan) (McDvid & Harari).
Selanjutnya
adalah komunikasi interaktif. Definisi komunikasi interaktif adalah komunikasi yang
muncul karena adanya interaksi antara individu dengan individu,individu dengan
kelompok,atau kelompok dengan kelompok. Proses komunikasi adalah peyampaian
informasi dari komunikator kepada komunikan melalui media secara aktif.
Sedangkan interaktif adalah interaksi yang dilakukan antara 2 orang atau lebih.
Jadi komunikasi interaksi adalah proes penyampian pesan atau informasi dari
komunikator kepada komunikan melali media dengan cara berinteraksi langsung.
Komunikasi
interaktif didukung dengan adanya media seperti televisi dan radio, feed back
yang didapat juga langsung dapat diterima. Contohnya adalah dialog interaktif
saat berita yang menampilkan seorang TKW yang berada di arab saudi yang
berbicara langsung melalui via telpon dengan keluarga yang berada di tanah air.
dari situ dapat kita lihat interaksi yang dilakukan
Dan yang
terakhir adalah komunikasi massa. Komunikasi
massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan
menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik). Organisasi - organisasi
media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan memengaruhi dan
mencerminkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan
mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media
menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat. Dalam
komunikasi masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi,
memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.
Namun jika
dilihat dari tabel tersebut terdapat beberapa kemiripan antar karakterisitik.
Sebagai contohnya adalah dalam bagian karakteristik arus informasi. Dalam tabel
tersebut dijelaskan bahwa arus
komunikasi interpersonal itu bersifat one to few. Atau dari satu sumber ke
beberapa orang. Namun, pada zaman
sekarang komunikasi interpersonal sudah banyak yang menggunakan berbagai jenis
media. Penggunaan media tersebut ditujukan untuk memperlancar komunikasi
interpersonal.Pada faktanya, segala jenis komunikasi yang menggunkan media
sebagai perantara itu, dinamakan komunikasi massa.
Contoh lain
adalah mengenai sumber khalayaknya. Sumber khalayak komunikasi interpersonal
adalah individu, sedangkang komunikasi interaktif adalah peserta komunikasi
interaktif. Namun, peserta komunikasi interaktif selalu memungkinkan individu.
Dimana ada dua orang yang juga saling bertukar informasi. Hal ini nyaris sama
dengan komunikasi interpersonal.
Karakteristik
yang samar ini merupakan dampak dari adanya teknologi komunikasi. Conoh
nyatanya bisa diambil dari kasus blackberry, dimana ketika pesan disampaikan
melalui blackberry messenger (BBM). Konteks pesan tersebut adalah untuk
berkomunikasi antara individu yang satu dengan individu yang lain. Namun
seketika berubah, ketika kita menyadari bahwa dalam komunikasi interpersonal
tersebut menggunakan media sebagai salurannya. Berarti komunikasi tersebut
dapat berbentuk komunikasi massa.
Dalam menggunakan broadcast message
(BM) juga terdapat kesamaran. Dimana komunikasi tersebut merupakan komunikasi
interpersonal juga, namun dapat berubah menjadi komunikasi massa, karena BM
ditujukan kepada khalayak banyak dan menggunakan media juga.
Semua kesamaran tersebut terjadi
karena adanya perkembangan teknologi. Yang awalnya manusia hanya berkomunikasi
sebatas tatap muka, kini dapt berkomunikasi secara media. Dalam menyikapi
perbedaan tersebut, tidak usahlah dibawa repot. Karena intinya, hal tersebut
dapat dibedakan melalui konteks, waktu dan isi pesan tersebut. Bagaimana juga
kita bisa menyikapi berbagai perubahan berdasarkan perkembangan teknologi yang
terjadi pada era sekarang ini.